Human Knowledge Belongs to The World

19 Mei, 2009

Resume Movie “Antitrust”






Hmmm.. bingung juga mau ngasih resume apa buat film ini, tapi yang jelas keren abiz…
Bermula dari sebuah opensource linux dan java bisa membuat sebuah perusahaan besar, inginnya komentar panjang lebar, tapi karena pesan bapak ade harus dibatasi dari segi analisis desain system informasi saja..

Film Antiturst ini menggambarkan bagaimana sistem informasi bisa berkembang melalui manajemen yang baik dan dengan metoda analisis yang tepat. Bagaimana analis system menjadi problem solving dalam mendevelopment sebuah software bernilai besar.

Bermula dari usaha untuk mendevelopment sebuah system informasi / software java Synaps yang bisa mengirimkan data audio,video atau message secara streaming dari mana saja dengan menggunakan komunikasi satelit. Beda halnya dengan sekarang yang hanya terbatas dengan internet saja. Mudah-mudahan ketika masih hidup bisa menikmati teknologi ini.

Terdapat beberapa system informasi di dalam film ini, di antaranya system keamanan, system informasi data karyawan dan beberapa system lainnya yang saling berhubungan yang biasa disebut system informasi perusahaan ( Enterprise Information Sistem /EIS).
Dalam beberapa scene sangat kental sekali dengan dunia IT khusunya dalam membuat sebuah aplikasi/software, dari mulai mendesign, strukutr dan diagram konteksnya, hingga implementasi dan coding software yang berkaitan dengan aspek system analis dan programming. Bagaimana kerja system development life cycle (SLDC) dan Processing Modelling tergambarkan dengan sangat jelas. Dari mulai membuat script code sampai proses compiling program.

Diperlihatkan juga bagaimana seorang programmer menggunakan analisanya untuk membuat modul program. Seperti dalam film ini seorang Milo Hoffmann membuat sebuah modul program adaptor/translator untuk aplikasi synaps.
Seperti halnya yang kita pelajari dalam ADSI, sebuah system informasi dibuat menggunakan SLDC, begitu juga dengan synaps yang membangun sistem informasi menggunakan SLDC type RAD (Rapid Application Development) karena waktu pengerjaannya yang lrelatifsingkat dan tiap orang terfokus pada bagian modul software masing-masing seperti modul design/user interface, handle dan protocol, sesuai dengan motonya Never Underestimate Radical Version (NURV).

Juga digambarkan seorang Milo Hoffmann mampu menganalisis permasalahan dalam aplikasi java synaps bersama temannya Ted dan mencarikan problem solve yang terbaik, dan mengimplementasikan dalam coding program.
Dan satu pesan yang menjadi inti dari film ini

“Human Knowledge Belongs to The World”